Solusi Fotografi Makro Murah dengan Raynox

Sesuai Judul di atas, kali ini saya akan berbagi pengalaman memotret macro dengan solusi murah. Ya, dengan semakin naiknya harga lensa macro saat ini, Ada cara cara yang jauh lebih murah untuk bermacro ria ^_^. Alat pendukung yang saya maksudkan adalah Raynox DCR 250.
Ada beberapa alat lain yang dapat membantu anda untuk memotret macro, diantaranya : filter close up, reverse ring maupun extension tube. Namun saya cendrung lebih memilih Raynox.

Berikut beberapa alasannya :
Kelebihan dari Raynox :
1. Auto fokus kamera masih berfungsi.
2. Lebih mudah penggunaanya di bandingkan dengan filter close up, reverse ring maupun extension tube.
3. Mettering kamera masih berfungsi.
4. Tidak menyebabkan vignet pada hasil foto.
5. Hasil dijamin cukup sangar.
Kekurangannya dari Raynox sendiri :
1. DOF menjadi sempit.
2. Harus dekat dengan obyek macro.


Bermodalkan Raynox + lensa 50 mm fix (atau lensa tele 70-300) temen-temen yang ingin mencoba fotografi macro dapat tersalurkan tanpa merogoh kocek yang dalam ^_^. Untuk hasil yang lebih tajam dan detail, sebaiknya menggunakan flash dengan diffuser. Agar foto yang dihasilkan sempurna.
Note : Karena memang merupakan alternatif yang murah dalam fotografi makro, tentunya ada kekurangannya bila dibandingkan penggunaan lensa makro, salah satu nya adalah antara jarak fokus dengan objek menjadi/harus dekat sekali, buat foto serangga yang selalu bergerak tentunya ini sangat menyulitkan.

Saran : Dibutuhkan kesabaran yang cukup tinggi, lumayan buat yang sedang melatih kesabaran. Disamping itu DoF nya juga sangat tipis.
Berikut sample beberapa foto yang saya ambil menggunakan lensa 55-250 + raynox DCR250.